Kamis, 18 April 2019

Percabangan


PERCABANGAN
  • Berfungsi untuk menampilkan kondisi tertentu (TRUE atau FALSE) atau
    ekspresi.
  • Penggunaan OPERATOR PERBANDINGAN dan OPERATOR LOGIKA.
  • Penggunaannya dapat digabungkan dengan PERULANGAN. 
Jenis Percabangan
  • IF
  1. Merupakan bentuk sederhana dari percabangan.
  2. Statement yang akan dieksekusi adalah yang bernilai TRUE.
  3. Apabila kondisi bernilai FALSE, maka program tidak akan menampilkan statement apapun.
            IF ( kondisi ){

                  Statement..\

            }

        Contoh :
                    int angka_1 = 10;
                    int angka_2 = 30;
                    if (angka_1 < angka 30){
                        System.out.println(“Angka 1 Lebih Kecil dari Angka 2”);
                   }
  • IF…ELSE
  1. Memiliki sedikit perbedaan dengan IF Tunggal.
  2. Jika pada IF Tunggal, statement akan dijalankan apabila kondisi TRUE saja, namun jika tidak (FALSE), maka statement tidak akan dijalankan.
  3. Statement pada IF…ELSE bernilai TRUE dan FALSE. Jika bernilai TRUE, maka Statement yang dieksekusi adalah IF sedangkan ELSE akan dieksekusi ketika kondisi
  4. bernilai FALSE.

         IF (Kondisi){

              STATEMENT TRUE

         } ELSE {

             STATEMENT FALSE

        }
      Contoh:
                 int nilai = 49;
                   if(nilai > 50){
                       System.out.println (“Anda Lulus”);
                 } else {
                       System.out.println(“Anda Tidak Lulus”);
                 }
  • IF Bersarang (IF-NESTED)
  1. IF-NESTED merupakan bentuk IF yang kompleks dari IF dan IF…ELSE
  2. Secara teori, IF-NESTED digunakan untuk mengeksekusi beberapa kondisi di dalam kondisi atau beberapa kondisi yang nilainya TRUE.
  3. Statement yang bernilai FALSE, dapat ditulis maupun tidak. Kondisi FALSE akan dijalankan jika beberapa kondisi TRUE tidak dieksekusi. 
          IF (KONDISI 1) {

              IF (KONDISI 1.1){

                     STATEMENT 1.1

          }

          } ELSE IF (KONDISI 2){

             IF (KONDISI 2.1){

                     STATEMENT 2.1

            }

         } ELSE {

                    STATEMENT

         }

        Contoh:

int nilai = 10;
        String pesan="", jumlah="";

        if (nilai>2) {
            jumlah = "Lebih besar dari 2";
            if(nilai%2 == 0){
                pesan = "Bilangan Genap";
            }else{
                pesan = "Bilangan Ganjil";
            }
            System.out.println(jumlah+" dan "+pesan);
        }else{
            jumlah = "Lebih kecil dari 2";
            System.out.println(jumlah);
        }
    }

}
  • SWITCH…CASE
  1. Merupakan kemungkinan penyataan yang akan dieksekusi.
  2. Hanya bekerja pada tipe data primitif (SWITCH).
      SWITCH(){

              CASE NILAI :

                        STATEMENT

                        BREAK

             CASE N:

                      STATEMENT N

                      BREAK

                      DEFAULT:

                      STATEMENT

                     BREAK;

           }

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Enkapsulasi

Enkapsulasi Enkapsulasi Merupakan suatu metode dalam konsep OOP yang berfungsi agar suatu proses pada sebuah program tidak dapat diakse...